Rabu, 20 Oktober 2021

Konsumsi BBM Jatim Diprediksi Turun 25 Persen Selama PPKM Darurat

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi. Pengisian BBM di SPBU. Foto: Humas PT Pertamina

Pertamina Marketing Region Jatimbalinus memprediksi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur turun hingga 25 persen karena berkurangnya mobilitas masyarakat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli 2021.

“Kami pastikan PPKM Darurat ini mempengaruhi tingkat konsumsi BBM masyarakat,” kata Ahad Rahedi Section Head Communication Pertamina Marketing Regio Jatimbalinus, Rabu (14/7/2021).

Pertamina, kata dia, juga sudah melakukan perhitungan dan prediksi karena adanya pembatasan mobilitas tersebut, hal ini berkaca pada kondisi saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah tahun lalu.

“Kami memprediksi penurunan konsumsi BBM kali ini sekitar 20 hingga 25 persen dari konsumsi normal,” ujar Ahad seperti dilansir Antara.

Pada konsumsi harian normal BBM, Ahad menyebut masyarakat Jatim mencapai 3.130 kilo liter (KL) atau sekitar 3,1 juta liter per hari.

Sementara itu, terkait adanya penyekatan dan penutupan di beberapa pintu masuk sejumlah daerah, Ahad menegaskan tidak menjadi kendala.

Ia memastikan distribusi BBM dan elpiji tetap aman dan tidak ada kekurangan pasokan.

“Karena BBM dan elpiji kan sektor esensial, Pertamina juga sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian. Mobil tangki yang digunakan diberi tanda, ada logo dan ada nama pangkalan serta agennya,” katanya.

Namun untuk memastikan kelancaran distribusi, penyaluran tidak dilakukan saat jam sibuk seperti pagi hari atau saat masyarakat beraktivitas.

“Penyaluran rata-rata kami lakukan pada malam hari, sebelum subuh,” katanya.(ant/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Rabu, 20 Oktober 2021
27o
Kurs