Selasa, 27 September 2022

Sandiaga Berharap Desa Wisata Undisan Bali Menginspirasi Daerah Lain

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat mengunjungi Desa Wisata Undisan, Bangli, Bali, Jumat (12/8/2022). Foto: Kemenparekraf

Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menyatakan pengelolaan daya tarik yang dihadirkan para pelaku pariwisata di Desa Wisata Undisan, Bangli, Bali, dapat menginspirasi daerah lain dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Pengelolaan Desa Wisata Undisan adalah salah satu yang terbaik karena mengedepankan pariwisata berbasis masyarakat yang menjunjung tinggi komunitas ada,” ucap Menparekraf lewat keterangan resminya, Sabtu (13/8/2022) dilansir Antara.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Desa Wisata Undisan yang menembus daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Masyarakat Desa Undisan sendiri kebanyakan berprofesi sebagai petani, peternak dan perajin kerajinan bunga emas dan perak. Hal itu yang kemudian dikemas dengan sangat baik oleh pengelola Desa Wisata Undisan.

“Desa Wisata Undisan yang di bawah naungan Desa Adat Undisan Kelod masih menjaga kelestarian seni dan budaya, dengan diperkuat oleh awig-awig/peraturan desa adat,” ungkapnya.

Beberapa kegiatan budaya yang masih dilakukan antara lain peparuman adat (bentuk musyawarah), pelestarian pura, subak (organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah yang digunakan dalam bercocok tanam padi), pengadaan Upacara Ngaben (pembakaran jenazah), serta pelestarian tarian sakral.

Di Desa Wisata Undisan, kata Sandi, terdapat berbagai homestay yang menawarkan fasilitas dan kegiatan menarik bagi wisatawan seperti belajar tari, melihat penampilan penari dalam balutan busana daerah, menikmati kuliner khas, yang wisatawan juga bisa turut serta dalam proses pembuatan.

“Di tengah-tengah pandemi, terbukti tingkat kunjungan ke desa wisata meningkat 30 persen. Di tengah-tengah pandemi, di saat pariwisata mengalami kesulitan, ternyata desa-desa wisata jadi pilihan utama karena konsep yang dijual adalah keseharian masyarakat desa di alam yang sangat terbuka,” paparnya.

Sementara itu, dalam ADWI 2022 Kemenparekraf melibatkan mitra strategis untuk berkolaborasi dalam pengembangan desa wisata, terutama yang masuk 50 besar desa wisata terbaik. Sedangkan untuk Desa Wisata Undisan, disebut bakal mendapatkan dukungan dari Adira Finance dalam pengembangan desa wisata yang ramah muslim.

“Melalui Adira Finance Syariah, kami turut mendukung program ‘Moslem Friendly Tourism’ dari Kemenparekraf dengan berkontribusi pada pengembangan sarana dan prasarana rumah ibadah muslim di lima desa wisata yang masuk 50 Desa Wisata Terbaik 2022. Kami harap dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Wisata,” ujar Dewa Made Susila Direktur Utama Adira Finance. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Selasa, 27 September 2022
30o
Kurs