Selasa, 29 November 2022

SKK Migas Bidik Kenaikan Investasi 20 Persen pada 2023

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Peserta mengunjungi gerai SKK Migas pada Konvensi Internasional III Industri Hulu Minyak dan Gas 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, Kamis (24/11/2022). Foto: Antara

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membidik kenaikan investasi sebesar 20 persen pada 2023 karena harga minyak dunia yang diproyeksikan masih tetap tinggi.

“Kami sedang susun rencana kerja dan budget,” kata Dwi Soetjipto Kepala SKK Migas pada Konvensi Internasional III Industri Hulu Minyak dan Gas 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (24/11/2022).

Mengutip Antara, kegiatan yang dilakukan pada 2023 yakni pengeboran di 1.050 sumur eksplorasi. Jumlah itu meningkat daripada outlook atau proyeksi pada 2022 yang mencapai 800 sumur eksplorasi.

Sementara kegiatan pengeboran sumur pengembangan hingga triwulan ketiga 2022 mencapai 545 sumur (hampir dua kali lipat) jika dibandingkan pada pencapaian triwulan ketiga 2021.

Sedangkan hingga triwulan ketiga 2022, realisasi investasi SKK Migas telah tercatat mencapai 7,7 miliar dolar AS dari target 13,2 miliar dolar AS.

Capaian tersebut menjadi investasi terbesar dengan rata-rata kurun waktu tujuh tahun terakhir sejak 2016.

Sementara pada Oktober 2022, realisasi investasi naik sekitar 20 persen yang mencapai 9,2 miliar dolar AS dari outlook atau proyeksi total investasi 12,1 miliar dolar AS selama 2022.

Pelaksanaan pengeboran sumur pengembangan masih pasif sehingga korporasi itu optimis akan menambah investasi yang signifikan hingga akhir tahun.

“Kalau 2022 ini kami sampaikan Insya Allah kami naik 20 persen investasi kami dibanding 2021, di tengah-tengah dunia naiknya hanya lima sampai tujuh persen,” imbuhnya.

Target produksi minyak SKK Migas yakni sebesar satu juta barel per hari dan produksi gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030.

Pada kesempatan yang sama, Rabu (23/11/2022), Arifin Tasrif Menteri Energi dan Sumber Daya Air Mineral (ESDM) menyebutkan terdapat potensi besar hulu migas Indonesia dengan 68 potensi cekungan yang belum dieksplorasi.

Selain itu, terdapat cadangan minyak sebesar 2,4 miliar bbl (barel biru) dan cadangan gas sebesar 43 triliun kaki kubik.(ant/tik/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Bus Terbakar di Gate Tol Menanggal arah Juanda

Ratusan Rumah Hancur Akibat Puting Beliung

Surabaya
Selasa, 29 November 2022
29o
Kurs