Jumat, 19 April 2024

Microsoft akan PHK 1.900 Karyawan di Activision Blizzard dan Xbox

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi. Foto: Microsoft

Microsoft akan memberhentikan 1.900 karyawan di Activision Blizzard dan Xbox minggu ini, dalam pengumuman yang disampaikan pada, Kamis (25/1/2024) pekan lalu.

Pengurangan terbaru di sektor teknologi ini telah memperpanjang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran selama beberapa tahun terakhir, hingga tahun 2024.

Pemotongan tersebut mewakili sekitar delapan persen dari keseluruhan divisi Microsoft Gaming dan sebagian besar akan terjadi di Activision Blizzard.

“Mike Ybarra Presiden Blizzard dan Allen Adham Chief Design Officer juga akan meninggalkan perusahaan, sementara game survival Blizzard yang diumumkan sebelumnya telah dibatalkan,” kata Microsoft seperti dilansir Antara, Senin (29/1/2024),

Berita ini muncul beberapa bulan setelah Microsoft menyelesaikan kesepakatan senilai 69 miliar dolar AS (Rp1,08 kuadriliun) untuk Activision Blizzard, meningkatkan pengaruhnya di pasar video game dengan judul-judul terlaris, termasuk “Call of Duty”, untuk bersaing lebih baik dengan Sony selaku pemimpin industri.

“Pengumuman Microsoft bahwa mereka akan memberhentikan 1.900 pekerja video game memperjelas bahwa, bahkan ketika Anda bekerja di perusahaan sukses dalam industri yang sangat menguntungkan, penghidupan Anda tidak akan terlindungi tanpa suara dalam pekerjaan,” kata Communications Workers of America (CWA)

“Kami akan terus mendukung para pekerja di Microsoft dan seluruh industri video game yang ingin memiliki suara serikat pekerja dalam pekerjaan mereka,” tambahnya.

Diketahui, beberapa perusahaan besar lainnya seperti Alphabet, Amazon.com dan ebay juga telah memberhentikan ribuan stafnya dalam beberapa pekan terakhir untuk menurunkan biaya dan meningkatkan profitabilitas.

Menurut situs pelacakan Layoffs.fy, secara keseluruhan, lebih dari 21.000 pekerja telah dipecat di 76 perusahaan teknologi pada bulan Januari.

Sementara menurut laporan Challenger, Gray dan Christmas awal bulan ini, sektor teknologi kehilangan 168.032 pekerjaan pada tahun 2023 dan menyumbang jumlah PHK tertinggi di seluruh industri. Itu termasuk lebih dari 10.000 pemangkasan di Microsoft.

Para analis dan pakar industri memperkirakan akan lebih sedikit PHK pada tahun ini, karena perusahaan-perusahaan yang berlomba mengejar ketertinggalan di sektor kecerdasan buatan (AI) kemungkinan besar akan melakukan perampingan untuk mengimbangi miliaran dolar yang mereka keluarkan untuk teknologi tersebut. (ant/azw/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 19 April 2024
26o
Kurs