Selain sektor energi, Airlangga menyebut China selama ini menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. Pada 2025, nilai perdagangan kedua negara mencapai 154,6 miliar dolar AS, dengan tren pertumbuhan rata-rata 7,24 persen selama periode 2021-2025.
Dari sisi investasi, China juga menjadi salah satu dari tiga sumber penanaman modal asing terbesar di Indonesia. Pada 2025, realisasi investasi China mencapai hampir 8,1 miliar dolar AS atau sekitar 13 persen dari total investasi asing.
Investasi tersebut terutama masuk ke sektor industri pengolahan, perdagangan, energi, properti, serta transportasi dan pergudangan.
Dalam pertemuan itu, Airlangga juga membahas penguatan kerja sama melalui skema Two Countries Twin Parks atau TCTP. Hingga saat ini, sebanyak 30 nota kesepahaman telah ditandatangani dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp37,1 triliun.
Airlangga menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai nota kesepahaman tersebut menjadi proyek investasi yang konkret. Ia juga mendorong pembentukan usaha patungan atau joint venture antara pelaku usaha Indonesia dan China untuk mempercepat implementasi kerja sama dalam kerangka TCTP.

NOW ON AIR SSFM 100

