Bertambahnya layanan pelayaran internasional tersebut dinilai memperkuat jaringan logistik global, meningkatkan daya saing terminal, sekaligus memberikan layanan yang lebih optimal kepada pengguna jasa.
Kinerja positif juga ditunjukkan TPK Nilam yang mencatat pertumbuhan throughput sebesar 21,07 persen secara tahunan.
Peningkatan itu didukung implementasi Express Anchorage Zone Service (EAZI) melalui sinergi PT Terminal Teluk Lamong dengan KSOP Utama Tanjung Perak dalam mengoptimalkan pengelolaan Zona Labuh 2 Surabaya.
Implementasi program tersebut mendorong peningkatan jumlah kunjungan kapal di TPK Nilam menjadi 399 call pada Semester I 2026, dibandingkan 383 call pada periode yang sama tahun sebelumnya. Bertambahnya aktivitas kapal turut berkontribusi terhadap kenaikan arus peti kemas di terminal tersebut.
David Pandapotan Sirait Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong mengatakan, pertumbuhan sektor logistik nasional sepanjang Semester I 2026 menjadi faktor pendorong meningkatnya aktivitas kepelabuhanan.

NOW ON AIR SSFM 100

