IDA merupakan lembaga pendanaan Grup Bank Dunia yang fokus membantu negara-negara termiskin. Lembaga ini jadi salah satu sumber pendanaan terbesar untuk memerangi kemiskinan ekstrem di negara-negara berpendapatan rendah.
Melalui IDA, negara penerima dapat memperoleh pinjaman tanpa bunga, pinjaman berbunga rendah, maupun hibah untuk membiayai proyek dan program pembangunan. Dukungan itu diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin.
Sejak 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari 632 miliar dolar AS atau sekitar Rp11.376 triliun, dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS, untuk investasi di 115 negara.
Siklus pengisian kembali dana IDA22 akan resmi diluncurkan dalam Pertemuan Tinjauan Tengah Periode di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026. Sementara pertemuan final untuk penyampaian komitmen pendanaan diperkirakan berlangsung pada Desember 2027.
IDA22 akan menentukan besaran pembiayaan konsesional yang tersedia bagi 78 negara hingga 2031.

NOW ON AIR SSFM 100

