Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Juli 2026 didorong tiga kelompok pengeluaran utama, yakni makanan, minuman, tembakau, transportasi, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.
Ateng Hartono Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS mengatakan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan.
“Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi didorong oleh tiga kelompok,” kata Ateng di Jakarta, Senin (3/8/2026) yang dikutip Antara.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat kenaikan harga 2,97 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy), dengan andil 0,87 persen.
Sejumlah komoditas yang memengaruhi kenaikan harga pada kelompok ini antara lain ikan segar, minyak goreng, beras, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, cabai merah, daging sapi, dan rokok kretek tangan (SKT).

NOW ON AIR SSFM 100

