Di tengah sentimen positif domestik, pasar global masih dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran serta ketidakpastian terkait Selat Hormuz mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.
Investor juga mencermati agenda ekonomi Amerika Serikat pekan ini, terutama rilis data inflasi yang dipandang menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga satu kali lagi sebelum akhir 2026.
Pandangan tersebut diperkuat risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni 2026 yang menunjukkan sebagian pejabat The Fed masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga meski akhirnya mempertahankan suku bunga acuan.

NOW ON AIR SSFM 100

