Senin, 13 Juli 2026

Bursa Saham Indonesia Menghijau, IHSG Melonjak Berkat Peringkat Kredit S&P

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Di tengah sentimen positif domestik, pasar global masih dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran serta ketidakpastian terkait Selat Hormuz mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

Investor juga mencermati agenda ekonomi Amerika Serikat pekan ini, terutama rilis data inflasi yang dipandang menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga satu kali lagi sebelum akhir 2026.

Pandangan tersebut diperkuat risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni 2026 yang menunjukkan sebagian pejabat The Fed masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga meski akhirnya mempertahankan suku bunga acuan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
28o
Kurs