Pertamina berusaha memulihkan ketersediaan Biosolar di sejumlah SPBU di Jawa Timur, setelah distribusi intensif sepanjang malam hingga dini hari. Berdasarkan data stok per Sabtu (27/6/2026) pukul 09.00 WIB, kondisi pasokan secara keseluruhan membaik dibanding laporan terakhir Jumat malam.
Berdasarkan data PT Pertamina Patra Niaga yang diterima suarasurabaya.net pada Sabtu pagi, dari 10 SPBU yang terpantau, 9 di antaranya sudah beroperasi dalam kondisi stok aman atau sedang dalam proses pengisian per Sabtu pagi.
Total stok Biosolar pada Sabtu pagi tercatat sekitar 132 KL, naik signifikan dibanding posisi Jumat pukul 21.00 WIB yang hanya sekitar 97 Kiloliter (KL).
“Kenaikan ini merupakan hasil dari pengiriman total sekitar 96 KL yang kami salurkan ke sejumlah SPBU semalam sampai pagi ini,” kata Ahad Rahedi, Area Manager Communication Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui pesan tertulis, Sabtu (27/6/2026).
Dua SPBU yang sebelumnya berstatus kritis kini sudah kembali normal. SPBU Manyar di Surabaya yang pada Jumat malam hanya menyisakan 1,32 KL kembali pulih setelah kiriman 8 KL tiba pukul 02.50 WIB. Stoknya kini tercatat 11,75 KL.
Hal serupa terjadi di SPBU Juanda, Sidoarjo. Stok yang nyaris habis di angka 1,65 KL pada Jumat malam sudah terisi kembali menjadi 16,42 KL usai pengiriman 8 KL yang dijadwalkan pukul 09.30 WIB.
Lonjakan stok terbesar terjadi di SPBU Balongbendo, Sidoarjo. Kiriman sebesar 24 KL yang masuk pukul 03.53 WIB mendongkrak stok dari 4,53 KL menjadi 33,12 KL. Menjadikannya SPBU ini memiliki cadangan terbesar di antara semua titik pantau pada Sabtu pagi ini.
Meski kondisi secara umum membaik, SPBU Bangil di Pasuruan masih menjadi catatan merah. Stoknya tercatat hanya 0,4 KL dan belum berubah sejak Jumat malam. Pertamina menjadwalkan pengiriman 8 KL berikutnya sekitar pukul 09.49 WIB.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyiapkan SPBU alternatif di Bangil dengan stok 8,5 KL, stok yang lebih baik dibanding Jumat malam hanya 0,9 KL.
“Masyarakat yang membutuhkan Biosolar di kawasan Bangil untuk sementara dapat beralih ke SPBU tersebut sambil menunggu pemulihan SPBU utama,” kata Ahad.
Di sisi lain, dua SPBU di Surabaya yakni Arjuna dan Demak belum menerima kiriman hingga pagi ini. Stok keduanya masih sama seperti Jumat malam, masing-masing 3,07 KL dan 3,65 KL. Pertamina menjadwalkan pengiriman berikutnya untuk kedua SPBU ini, meski belum tercantum jam pastinya.
Sementara itu, SPBU Margomulyo di Surabaya dan SPBU Kota Mojokerto mengalami penurunan stok secara alami akibat penjualan malam, masing-masing kini berada di 33,60 KL dan 10,40 KL. Keduanya masih dalam kondisi aman dan sudah menerima kiriman terakhir masing-masing pukul 05.08 WIB dan 21.58 WIB.(iss)
NOW ON AIR SSFM 100

