Selasa, 15 September 2026

DPR Yakin Suahasil Nazara Jaga Arah Fiskal di Tengah Target Ekonomi 6 Persen

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Suahasil Nazara Menteri Keuangan foto bersama dengan pegawainya usai pemberian ucapan selamat dalam Sertijab di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara tidak akan mengubah arah kebijakan fiskal pemerintah.

DPR meyakini transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dapat berjalan mulus karena Suahasil telah lama memahami kebijakan fiskal dan sistem keuangan nasional.

Mukhamad Misbakhun Ketua Komisi XI DPR RI mengatakan Suahasil memiliki pengalaman panjang di Kemenkeu.

Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Wakil Menteri Keuangan sejak 2019.

Menurut Misbakhun, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Suahasil untuk melanjutkan kebijakan fiskal yang sudah berjalan sekaligus menjalankan agenda ekonomi Prabowo Subianto Presiden.

“Pak Suahasil sudah tahu apa yang harus dia lakukan, bagaimana mengintegrasikan semua keinginan visi-misi presiden tentang pertumbuhan ekonomi, kemudian bagaimana menjaga stabilisasi sistem keuangan di KSSK dan kemudian mengantisipasi gejolak global itu seperti apa,” kata Misbakhun usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Keuangan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

Misbakhun menyebut tantangan Suahasil ke depan tidak ringan. Pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dalam APBN 2027.

Di sisi lain, perekonomian Indonesia masih menghadapi tekanan dari dinamika geopolitik global, termasuk situasi di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak.

“Pemerintah di APBN 2027 sudah menargetkan pertumbuhan ekonominya 6%, kemudian kita masih menghadapi constraint tentang situasi di Timur Tengah, kemudian harga minyak kita mengalami tekanan yang luar biasa,” ujar Misbakhun.

Meski demikian, Misbakhun optimistis Suahasil mampu menjaga kesinambungan program pemerintah. Ia juga menilai komunikasi Suahasil dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu kekuatan untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Saya yakin Pak Suahasil punya komunikasi yang sangat bagus dan saya yakin juga bahwa apa yang menjadi program yang selama ini bisa berjalan,” katanya.

Di sisi lain, Misbakhun memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa selama setahun terakhir.

Menurutnya, Purbaya membawa pendekatan baru dalam menjalankan tugas Kemenkeu, terutama dalam hal kecepatan merespons persoalan publik.

“Pak Purbaya adalah orang yang sangat bagus, ingin menunjukkan peran Kementerian Keuangan yang responnya cepat, kemudian memberikan penguatan terhadap semua isu masyarakat itu dijawab dengan cepat, bertindak cepat dan membangun kultur baru di Kementerian Keuangan yang selama ini adalah kementerian yang sangat besar,” tutur Misbakhun.

Ia menilai perubahan kultur kerja tersebut penting mengingat Kemenkeu memiliki organisasi yang besar dengan mandat yang luas.

Kompleksitas persoalan yang ditangani Kemenkeu membuat kementerian tersebut dituntut mampu menjelaskan dan merespons berbagai persoalan secara cepat kepada masyarakat.

“(Kemenkeu) permasalahannya kompleks, tugasnya banyak. Pak Purbaya bisa menjelaskan kepada masyarakat tugas-tugas itu harus diselesaikan dengan cara yang seperti apa,” ucapnya.

Selain kecepatan dalam mengambil tindakan, Misbakhun juga menilai Purbaya memiliki karakter terbuka terhadap berbagai gagasan.

Menurutnya, Purbaya tidak hanya menerima masukan dari internal kementerian, tetapi juga mampu mengolah berbagai ide dari luar menjadi bagian dari kebijakan ekonomi makro.

“Dia juga orang yang sangat terbuka pemikirannya, dan dia adalah orang yang mau menerima ide dan gagasan banyak orang, yang kemudian diintegrasikan sebagai sebuah kebijakan di Kementerian Keuangan, terutama di makro ekonomi,” kata Misbakhun. (faz/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 15 September 2026
27o
Kurs