“Yang terpenting bukan hanya semakin sedikit masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, tetapi kualitas hidup masyarakat miskin juga terus membaik,” katanya.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim juga turun menjadi 3,42 persen. Jumlah penduduk bekerja tercatat meningkat menjadi 24,46 juta orang atau bertambah sekitar 205,53 ribu orang.
Meski demikian, Khofifah menegaskan masih ada tantangan yang perlu mendapat perhatian, yakni masih tingginya angka pengangguran lulusan SMK dan perguruan tinggi.
Untuk itu Pemprov Jatim akan memperkuat penyesuaian antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, serta program magang.
“Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Tantangan ke depan masih sangat dinamis. Karena itu, kita harus terus memperkuat sinergi, menjaga kondusivitas, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang semakin adil dan merata,” tandasnya.(wld/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

