Sabtu, 26 September 2026

IHSG Anjlok 1,53 Persen ke 6.267,88, Investor Wait and See Review MSCI

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

“Pengalamannya di BI dapat membantu menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Namun, tantangan utamanya adalah mempertahankan independensi BI sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pemerintah,” katanya.

Tekanan terhadap IHSG juga datang dari perkembangan geopolitik global. Bursa saham kawasan Asia bergerak beragam di tengah ketidakpastian mengenai prospek perdamaian di Timur Tengah, termasuk isu pembukaan kembali Selat Hormuz.

Donald Trump Presiden Amerika Serikat menyerukan Iran memberikan kompensasi atas korban jiwa dalam konflik. Di sisi lain, Teheran meminta kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.

Ketidakpastian tersebut turut mendorong harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran investor terhadap potensi kenaikan inflasi serta suku bunga global.

Beth Hammack Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland mengatakan, sejumlah kenaikan suku bunga mungkin masih diperlukan untuk membawa inflasi kembali menuju target bank sentral sebesar 2 persen.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
29o
Kurs