“Ketidakpastian tetap ada mengenai potensi kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, membuat pasar waspada terhadap inflasi dan prospek suku bunga,” ujar Nico.
IHSG sempat dibuka menguat pada awal perdagangan. Namun, indeks kemudian berbalik ke zona merah hingga penutupan sesi pertama dan bertahan di wilayah negatif sepanjang sesi kedua.
Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor mengalami pelemahan. Sektor industri menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 3,09 persen.
Selanjutnya, sektor barang konsumen nonprimer dan sektor lainnya juga mengalami tekanan masing-masing sebesar 2,56 persen dan 2,41 persen.
Sejumlah saham tercatat menguat, di antaranya CSMI, STAR, YPAS, FAST, dan KJEN. Sebaliknya, saham IKBI, SULI, BAIK, GMFI, dan TALK menjadi saham yang mengalami penurunan harga terbesar.

NOW ON AIR SSFM 100

