Dari pasar global, investor juga mencermati pemilihan paruh waktu Amerika Serikat di tengah meningkatnya tekanan politik terhadap pemerintahan Donald Trump Presiden AS dan Partai Republik.
Pelaku pasar turut memperhatikan perkembangan negosiasi antara AS dan Iran yang berpengaruh terhadap pergerakan harga minyak dan prospek pasokan energi.
Harga minyak mentah jenis Brent dan minyak mentah AS masing-masing diperdagangkan di kisaran 104 dolar AS dan 96 dolar AS per barel pada Selasa (3/11/2026).
Harga tersebut turun sekitar 7 persen pada sesi sebelumnya setelah muncul sinyal kemajuan diplomatik antara AS dan Iran.
“Para pemimpin dari kedua belah pihak mengisyaratkan untuk melanjutkan negosiasi perdamaian. Tanda-tanda kemajuan diplomatik antara AS dan Iran meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut,” kata Nico.
NOW ON AIR SSFM 100

