Sementara itu, yield obligasi Jerman tenor 10 tahun mencapai level tertinggi sejak Maret 2011 dan yield obligasi pemerintah Inggris tenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Juli 2007.
Dari dalam negeri, sejumlah indikator ekonomi juga menjadi perhatian investor. Inflasi Indonesia pada Agustus 2026 tercatat 3,19 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan 2,88 persen pada Juli 2026.
Kenaikan inflasi tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya harga makanan dan transportasi. Inflasi inti juga naik menjadi 2,96 persen yoy dari 2,76 persen pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, kinerja sektor manufaktur kembali berada di zona kontraksi. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun menjadi 49,8 pada Agustus 2026 dari 50,2 pada Juli.
Meski kembali berada di bawah level 50 yang menandakan kontraksi, posisi tersebut masih lebih baik dibandingkan capaian pada April dan Juni 2026.

NOW ON AIR SSFM 100

