Selasa, 8 September 2026

IHSG Menguat 0,30 Persen Didukung Kenaikan Cadangan Devisa

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Ilustrasi - Karyawan melintas di depan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/1/2023). Foto: Antara Ilustrasi - Karyawan melintas di depan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/1/2023). Foto: Antara

Di sisi lain, pasar mencermati ruang fiskal pemerintah yang terbatas. Permintaan tambahan anggaran kementerian/lembaga untuk 2027 mencapai hampir Rp1.000 triliun, jauh di atas tambahan anggaran belanja K/L yang telah disepakati sebesar Rp9,1 triliun.

Pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran untuk menjaga defisit tidak melampaui target yang telah ditetapkan.

Dari kawasan Asia, investor akan mencermati data ekspor-impor China pada hari ini. Ekspor Agustus 2026 diperkirakan tumbuh 25 persen secara tahunan, meningkat dari 23,9 persen pada Juli. Impor juga diperkirakan naik menjadi 30 persen dari 27,5 persen.

Investor selanjutnya akan mencermati data inflasi China besok, Rabu (9/9/2026), yang diperkirakan meningkat menjadi 0,3 persen secara bulanan pada Agustus dari deflasi 0,1 persen pada Juli. Secara tahunan, inflasi diperkirakan mencapai 0,8 persen dari 0,5 persen.

Di Eropa, investor mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan European Central Bank (ECB) sebesar 25 basis poin pada Kamis (10/9/2026), seiring meningkatnya inflasi Zona Euro menjadi 3,3 persen pada Agustus 2026.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 8 September 2026
34o
Kurs