Senin, 26 Oktober 2026

IHSG Menguat ke 6.700,84, Investor Cermati Geopolitik dan The Fed

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Dari pasar global, sentimen investor dibayangi kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Aksi militer di kawasan Timur Tengah memunculkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak dunia.

AS dilaporkan menyerang kapal tanker minyak Iran sebagai respons atas serangan rudal terhadap kapal perang AS. Iran kemudian menargetkan sejumlah kapal di kawasan Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Gangguan tersebut berpotensi menekan arus ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah. Ekspor minyak kawasan itu pada Agustus 2026 dilaporkan turun 39 persen dibandingkan baseline Januari-Februari sebelum konflik.

Serangan terhadap fasilitas kilang Jazan milik Saudi Aramco juga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan produk olahan minyak secara global.

Selain faktor geopolitik, pasar saham juga mencermati perkembangan ekonomi Amerika Serikat. Data ketenagakerjaan AS periode Agustus 2026 menunjukkan penambahan 162.000 nonfarm payrolls, jauh di atas ekspektasi 55.000. Tingkat pengangguran tercatat bertahan di level 4,1 persen.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2026
33o
Kurs