Kamis, 17 September 2026

IHSG Menguat Seiring Kenaikan Bunga Acuan The Fed

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024). Foto: Antara

Kevin Warsh Ketua The Fed menegaskan, inflasi masih menjadi perhatian utama dan kembali menekankan pendekatan berbasis data dibandingkan forward guidance.

“Sentimen pasar cenderung negatif karena investor mulai memperhitungkan kemungkinan berlanjutnya pengetatan moneter AS,” kata Liza.

Sementara itu, risiko geopolitik masih terpusat di kawasan Timur Tengah, terutama terkait potensi gangguan terhadap pasokan dan jalur distribusi minyak.

East-West Pipeline Arab Saudi sebelumnya mengalami kerusakan akibat serangan drone dari kelompok Houthi yang didukung Iran, sementara konflik juga meningkatkan risiko terhadap jalur pelayaran Bab el-Mandeb.

“Namun, kekhawatiran pasokan mulai mereda setelah Arab Saudi dilaporkan menawarkan tambahan volume minyak kepada kilang Asia dan berupaya memulihkan kapasitas pipelinenya secara bertahap,” ujar Liza.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
31o
Kurs