PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menutup 9 perlintasan sebidang liar pada tahun 2026. Mahendro Trang Bawono Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya menyebut, total perlintasan yang ditutup sejak 2020 sebanyak 139 titik.
Tujuannya, menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang sistem pengamanannya tidak memadai.
“Keberadaan perlintasan liar menjadi salah satu titik rawan terjadinya kecelakaan karena dibuka tanpa izin serta tidak dilengkapi fasilitas keselamatan sesuai ketentuan,” bebernya, Jumat (8/5/2026).
Ia minta masyarakat tidak membuka kembali perlintasan ilegal lagi.
“Penutupan perlintasan liar merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan ilegal karena sangat membahayakan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan,” ujar Mahendro.
Hingga April 2026, ada 435 perlintasan sebidang di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 perlintasan dijaga oleh KAI, 140 perlintasan dijaga pemerintah daerah, 60 perlintasan dijaga pihak eksternal, 87 perlintasan tidak dijaga, serta masih terdapat 18 perlintasan liar.
Sementara perlintasan sebidang liar yang telah ditutup KAI Daop 8 Surabaya bersama pemerintah daerah ada 20 perlintasan pada tahun 2020, 16 perlintasan pada 2021, 28 perlintasan pada 2022, 18 perlintasan pada 2023, 15 perlintasan pada 2024, 33 perlintasan pada 2025, dan 9 perlintasan pada 2026.
Rincian 9 titik lokasi yang dilakukan penutupan di tahun 2026 yaitu:
1. JPL 225, Petak Jalan Sumberejo-Bowerno, Bojonegoro
2. Perlintasan liar, Petak Jalan Sidoarjo-Tulangan, Sidoarjo
3. JPL 266, Petak Jalan Gembong-Pucuk, Lamongan
4. JPL 69, Petak Jalan Sidoarjo-Tanggulangin, Sidoarjo
5. JPL 264, Petak Jalan Gembong-Babat, Lamongan
6. Perlintasan liar, Petak Jalan Gembong-Pucuk, Lamongan
7. Perlintasan liar, Petak Jalan Gembong-Babat, Lamongan
8. JPL 151, Petak Jalan Kesamben-Wlingi, Wlingi
9. Perlintasan liar, Petak Jalan Kesamben-Wlingi, Wlingi. (lta/ris/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

