Selasa, 23 Juni 2026

Kemenkeu Matangkan Layer Baru Cukai Rokok Ilegal Sebelum Masuk DPR

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (tengah), dan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djaka Budi Utama Direktur Jenderal Bea dan Cukai (kanan) di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Foto: Humas Kemenkeu

Kementerian Keuangan masih berusaha untuk menetapkan layer cukai hasil tembakau baru (CHT) yang ditujukan untuk membuat produsen rokok ilegal menjadi legal. Tujuannya untuk mendapatkan pendapatan baru dari cukai rokok yang selama ini masih ilegal.

Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan mengatakan, pihaknya akan mengkaji layer cukai baru tersebut, sesuai arahan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

“Jadi kalau disuruh kaji, pasti kita kaji. Itu kan kebanyakan besar produsen ilegal. Kita harus mencari cara, ruang mereka untuk masuk ke legal,” kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Purbaya mengakui, kalau penyusunan dari layer cukai itu tidaklah sempurna. Namun ia memastikan, sistemnya akan lebih bagus, karena diproyeksi mampu menutup celah peredaran rokok ilegal.

“Walaupun nanti misalnya tidak sempurna. Pasti lebih bagus dari sistem yang sekarang. Di mana yang ilegal terlalu banyak beredar. kalau mau tutup semua ilegal sekarang, tanpa kesempatan mereka untuk menjadi legal,” pungkasnya.

Sebelumnya anggota DPR RI meminta Purbaya mengkaji usulan penambahan layer cukai untuk memberikan ruang bagi produsen rokok ilegal menjadi legal. DPR berpendapat, usulan tersebut harus dikaji dengan matang dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Tujuannya untuk menyeimbangkan antara kepentingan peningkatan penerimaan negara dengan pengendalian konsumsi di masyarakat.

Meski begitu, ada juga anggapan kalau usulan Menkeu itu menambah kompleksitas pengawasan, sehingga perlu kesiapan teknis dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk melakukan pengawas dan penindakan.(lea/iss/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 23 Juni 2026
32o
Kurs