Pemerintah juga ingin memastikan dana SAL tidak hanya berpindah ke instrumen keuangan lain, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyalurkan anggaran akan menyalurkan anggaran Rp400 triliun yang menganggur di Bank Indonesia kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, hingga BSI.
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan menjelaskan, pemberian anggaran ke Bank Himbara menjadi angin segar di tengah kekeringan likuiditas.
Lantaran sebelumnya uang yang ditempatkan sekitar Rp300 triliun sudah ditarik beberapa bulan terakhir. Sehingga hanya tersisa Rp170 triliun di perbankan.
“Ada yang ribut kemarin. Ada yang nanya tuh, itu kan di sana udah mulai kekeringan likuiditas. Saya bilang ke mereka saya akan kembalikan lagi uang pemerintah ke Himbara, bahkan saya tambah. Tadinya 200 tambah, saya tambah 100. Nanti ada yang 75-100 lebih fleksibel. Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita. Jadi harusnya bunga di pasar akan turun. Ekonomi siap lari lagi,” katanya.








