Di tengah upaya menjaga ketersediaan BBM subsidi, pemerintah juga mendorong agar penyalurannya semakin tepat sasaran. Bahlil menyoroti adanya pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi oleh sebagian masyarakat.
Menurut dia, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih tinggi perlu menggunakan BBM nonsubsidi sehingga subsidi pemerintah dapat lebih tepat dinikmati kelompok yang membutuhkan.
“Persoalan shifting dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi,” kata Bahlil.
Dia menegaskan BBM subsidi disediakan untuk masyarakat yang berhak menerima manfaat. Karena itu, ketepatan sasaran dalam penyaluran menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam pengelolaan subsidi energi.(ant/ham/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

