Jumat, 18 September 2026

Pekan Kedua Ramadan, Okupansi Resto di Jatim Tembus 65 Persen

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Berbagai makanan yang tersedia untuk buka bersama di Excotel Hotel Surabaya. Foto: Dok suarasurabaya.net

Memasuki pekan kedua Ramadan, okupansi restoran di Jawa Timur (Jatim) mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan, Dwi Cahyono Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Jatim menyebut peningkatan okupansi ini telah mencapai 65 persen.

Dwi menerangkan, peningkatan keterisian restoran di Jatim, didorong oleh tingginya aktivitas buka puasa bersama (bukber), yang biasa dilakukan masyarakat selama ramadan.

“Memang selama Ramadan ini, banyak masyarakat yang melakukan bukber. Aktivitas itu sekaligus mendorong okupansi di restoran,” katanya, Sabtu (7/3/2026).

Meski begitu, Dwi menyebut ada sedikit perbedaan okupansi antara restotan hotel dan di luar hotel. Kalau restoran hotel, okupansi mencapai 60 persen, sedangkan di luar hotel mencapai 65 persen.

“Kalau restoran yang gandeng hotel, okupansinya 60 persen. Kalau yang di luar hotel, lebih tinggi sedikit yakni, 65 persen,” tambahnya.

Tingkat okupansi ini, kata Dwi, diprediksi akan terus meningkat sampai mendekati Lebaran. “Kalau tidak ada kendala seperti, sulitnya BBM, prediksi okupansi bisa mencapai 75 persen,” ungkapnya.

Sementara di saat okupansi restoran terus mengalami peningkatan, hunian kamar hotel justru mengalami penurunan sangat drastis selama Ramadan.

“Dalam catatan kami, okupansi hotel sangat anjlok ya selama Ramadan yakni, 27 persen,” tutupnya.(kir/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 18 September 2026
25o
Kurs