Rabu, 14 Oktober 2026

Pertumbuhan Orang Super Kaya di Indonesia Naik 81 Persen, Pakar Ingatkan Risiko Ketimpangan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Lembaran mata uang Rupiah dan Dolar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta. Foto: Antara

Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan populasi orang super kaya atau Ultra-High-Net-Worth (UHNW) tercepat di dunia dalam lima tahun ke depan.

Berdasar data Knight Frank, jumlah individu di Indonesia yang memiliki kekayaan bersih minimal USD 30 juta, diprediksi melonjak hingga 81,7 persen yakni, dari 33 orang menjadi 49 orang pada tahun 2031.

Menanggapi laporan tersebut, Prof. Dr. Putu Anom Mahadwartha Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Surabaya (Ubaya) memberikan pandangannya terkait dampak pertumbuhan ini terhadap perekonomian nasional.

Saat mengudara di program Wawasan Radio Suara Surabaya, Prof Putu menjelaskan, meski persentase kenaikan UHNW terlihat sangat tinggi, angka absolut dari jumlah orang super kaya di Indonesia sebenarnya masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Itu cukup besar memang dampaknya. Cuma perlu hati-hati melihatnya karena yang dilihat saat ini hanyalah persentase kenaikan, bukan persentase jumlah absolut. Memang kalau dilihat, pertumbuhannya tinggi. Tapi kalau dibanding dengan Arab Saudi yang 63,2 persen dan Polandia yang 62,6 persen, itu harus dibandingkan juga nilai awalnya berapa. Jadi kalau saya bisa beranalogi kalau UHNW di Indonesia jumlahnya cuma lima misalnya, kemudian tumbuh jadi tambah lima berarti sudah 100 persen tumbuh. Padahal kita harus tahu nilai awalnya berapa,” katanya, saat onair, Rabu (14/10/2026).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Rabu, 14 Oktober 2026
34o
Kurs