Rabu, 14 Oktober 2026

Pertumbuhan Orang Super Kaya di Indonesia Naik 81 Persen, Pakar Ingatkan Risiko Ketimpangan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Lembaran mata uang Rupiah dan Dolar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta. Foto: Antara

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi nasional dan menahan arus pelarian modal ke luar negeri, Prof. Putu memberikan beberapa saran strategis bagi pemerintah. Pertama, Indonesia harus memfokuskan kembali tumpuan ekonominya pada sektor manufaktur padat karya dan komoditas sebagai basis utama pertumbuhan.

“Kedua, pemerintah mendesak untuk segera memberikan insentif yang menarik bagi para konglomerat dan orang super kaya lokal. Langkah ini penting agar mereka tidak memarkir kekayaannya di luar negeri, melainkan menanamkan modalnya di dalam negeri untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Terakhir, Prof. Putu juga berharap pemerintah lebih fokus memperkuat dan mengembangkan industri dalam negeri. Dengan industri lokal yang tangguh, pasar domestik Indonesia yang sangat besar dapat dilayani penuh oleh produk-produk buatan anak bangsa sendiri.(kir/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Rabu, 14 Oktober 2026
34o
Kurs