Jumat, 19 Juni 2026

Prabowo Presiden Minta Himbara Agar Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Rosan Perkasa Roeslani CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada sesi jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam. Foto: Setpres

Prabowo Subianto Presiden meminta jajaran petinggi Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI untuk memastikan bunga kredit yang diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lebih rendah dari korporasi.

Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/6/2026), Presiden menegaskan selama ini masih ditemukan UMKM menerima bunga kredit yang lebih tinggi daripada korporasi.

“Justru usaha kecil dan menengah ini yang kadang kala mendapatkan suku bunga lebih tinggi dari korporasi, atau malah di level sama, padahal harus lebih rendah. Karena ini agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat terutama UMKM,” kata Rosan Perkasa Roeslani CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada sesi jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam.

Sebagai informasi, kemarin Kamis di Istana Kepresidenan RI, Presiden memberikan taklimat secara khusus kepada petinggi lima bank pelat merah yaitu Riduan Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, Putrama Wahju Setyawan Dirut BNI, Hery Gunardi Dirut BRI, Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), dan Muhadjir Effendy Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI).

Acara itu juga dihadiri CEO Danantara, Pandu Sjahrir CIO Danantara, serta jajaran menteri di antaranya Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet.

Dalam pertemuan yang sama, Rosan menyebutkan bahwa Prabowo juga mengingatkan bank-bank milik negara tersebut untuk menjaga asas kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya.

Kemudian, Presiden menekankan bank-bank tersebut merupakan “darah perekonomian” Indonesia, mengingat total kapitalisasi pasar lima bank pelat merah itu mencapai Rp1.100 triliun, yang setara dengan kurang lebih 10 persen dari total nilai perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Oleh karena itu, Kepala Negara pun menyampaikan bank-bank Himbara punya peran penting menyukseskan program-program strategis pemerintah. Prabowo menekankan sektor pangan, yang menjadi salah satu penentu kemandirian bangsa, harus juga mendapatkan perhatian khusus dari bank-bank Himbara.

Ia menegaskan, yang paling penting juga bagi perekonomian nasional ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan terutama perbankan Himbara.

“Karena kembali lagi, perbankan Himbara punya peran yang sangat-sangat strategis tidak hanya dalam pembiayaan, tetapi juga terhadap pertumbuhan perekonomian dan kebijakan nasional ke depannya,” kata Rosan mengungkapkan poin-poin taklimat Prabowo untuk jajaran petinggi Himbara. (ant/bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 19 Juni 2026
30o
Kurs