Sabtu, 31 Oktober 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.614 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi - Rupiah dan Dolar AS. Foto: iStock

Tekanan lainnya datang dari kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang mendekati lima persen, yakni berada di level 4,96 persen. Sementara indeks dolar telah menyentuh level 99.

Rully juga menyoroti kenaikan harga minyak dunia yang dapat mempersempit ruang fiskal pemerintah karena asumsi harga minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada di level 70 dolar AS per barel.

Mengutip Xinhua, harga kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober sempat menembus 100,88 dolar AS per barel pada Kamis (10/9/2026). Harga itu naik 4,83 dolar AS dibandingkan sehari sebelumnya dan menjadi level tertinggi kontrak berjangka WTI sejak 20 Mei. (ant/bil/ham)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Sabtu, 31 Oktober 2026
27o
Kurs