Selasa, 20 Oktober 2026

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan AS-Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net

Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (20/7/2026). Rupiah terkoreksi 27 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.948 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di Rp17.921 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya sentimen global yang dipicu ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat masih akan bertahan lebih lama, seiring kenaikan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.

Ibrahim Assuaibi analis pasar uang mengatakan, lonjakan harga minyak kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi di Amerika Serikat.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat Federal Reserve (The Fed) mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

“Harga minyak yang lebih tinggi telah memperbarui kekhawatiran bahwa inflasi dapat tetap di atas target Federal Reserve, yang berpotensi memaksa para pembuat kebijakan untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mendukung imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar AS,” kata Ibrahim dilansir dari Antara.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
34o
Kurs