Kamis, 5 November 2026

Rupiah Ditutup Menguat 25 Poin ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Nilai tukar rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin (3/8/2026). Rupiah ditutup naik 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.997 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS.

Penguatan rupiah didorong membaiknya indikator ekonomi domestik, terutama aktivitas sektor manufaktur Indonesia yang kembali memasuki zona ekspansi.

Ibrahim Assuaibi analis pasar uang mengatakan, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juli 2026 meningkat menjadi 50,2, setelah pada Juni berada di level 46,9. Data tersebut dirilis S&P Global Indonesia dan menjadi sinyal bahwa aktivitas industri mulai pulih.

“Angka di atas level 50 menunjukkan kondisi operasional manufaktur kembali membaik pada awal kuartal III/2026,” ujar Ibrahim dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, kenaikan PMI ditopang oleh meningkatnya volume produksi setelah sektor manufaktur mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Kamis, 5 November 2026
30o
Kurs