Mengutip Anadolu, Khawaja Asif Menteri Pertahanan Pakistan menyebut Iran dan AS hampir mencapai kesepakatan meskipun kedua negara masih menghadapi kebuntuan terkait Selat Hormuz.
Pemerintah Pakistan juga disebut tengah berupaya menawarkan sejumlah usulan baru kepada Iran untuk menyelesaikan kebuntuan tersebut.
Kondisi di Selat Hormuz menjadi perhatian pasar karena berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan perdagangan global.
“Laporan dari Pakistan mengindikasikan bahwa proses menuju kesepakatan damai kembali menunjukkan perkembangan positif, sementara Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sebelum sejumlah persyaratan terpenuhi,” ujar Lukman dilansir dari Antara.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga cenderung menahan diri menjelang publikasi data inflasi AS pada Rabu malam waktu Indonesia.

NOW ON AIR SSFM 100

