Sabtu, 26 September 2026

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.869 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Pengaruhi Pasar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net

Lukman memperkirakan inflasi utama Amerika Serikat secara tahunan (year on year/yoy) turun dari 2,6 persen menjadi 2,5 persen. Sementara inflasi inti diproyeksikan turun dari 3,5 persen menjadi 3,4 persen.

“Keduanya, baik inflasi utama dan inti, diperkirakan akan turun,” katanya.

Data inflasi AS menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor untuk membaca arah kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Dari dalam negeri, investor juga mencermati pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dapat memengaruhi sentimen terhadap pasar keuangan Indonesia.

“Pengumuman MSCI tentunya masih tanda tanya, namun salah satunya adalah tidak akan ada saham baru yang dimasukkan,” kata Lukman.

Dengan mempertimbangkan perkembangan geopolitik global, agenda ekonomi AS, serta sentimen domestik, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
29o
Kurs