Sabtu, 12 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp18.009 per Dolar AS, Pasar Tunggu Kebijakan The Fed

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net

Sementara itu, dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 28–29 Juli 2026, bank sentral AS diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya.

Selain kebijakan moneter AS, pasar juga mencermati dampak konflik geopolitik di Timur Tengah. Perang yang melibatkan Amerika Serikat dengan Iran serta ketegangan yang melibatkan kelompok Houthi Yaman dan Arab Saudi masih mengganggu rantai pasok global.

Kondisi tersebut berdampak pada perlambatan lalu lintas kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, dua jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi dunia.

Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Untuk sementara waktu, Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat (Pjs) Gubernur Bank Indonesia hingga gubernur definitif ditetapkan.

Pelaku pasar masih menunggu kepastian kepemimpinan Bank Indonesia karena dinilai akan memengaruhi arah kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar rupiah ke depan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 12 September 2026
28o
Kurs