Inovasi Pertamina di Tuban, Limbah Pertanian Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:36 WIB
Ilustrasi - Rupiah dan Dolar AS. Foto: iStock
Selain itu, saham-saham tersebut juga masih dapat diperdagangkan namun pergerakan harganya tidak akan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Tujuan implementasi kebijakan tersebut untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, karena ada potensi risiko dalam saham-saham di dalam HSC.
Di samping itu, faktor eksternal terkait eskalasi di Timur Tengah (Timteng) dan perang Ukraina dengan Rusia turut memberikan sentimen negatif terhadap rupiah.
“Eskalasi Timteng dan perang Ukraina-Rusia yang menyebabkan harga minyak mentah yang masih terus naik akan kembali memberikan tekanan pada rupiah,” ujar Lukman.(ant/kir/ham)