Selasa, 13 Oktober 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Ibrahim menyinggung serangan Ansarullah Yaman terhadap Bandara Internasional Riyadh pada akhir pekan serta laporan serangan terhadap kapal tanker di dekat Selat Hormuz.

“Insiden-insiden tersebut mengancam membatalkan pemulihan pasokan dari Timur Tengah yang sempat terlihat pada bulan September, sekaligus memperkuat kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut di salah satu jalur transit energi terpenting di dunia,” kata Ibrahim dilansir dari Antara.

Selain perkembangan geopolitik dan pasokan energi, pasar juga mencermati sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat.

Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dijadwalkan dirilis pada Rabu (14/10/2026), sedangkan Indeks Harga Produsen (PPI) menyusul pada Kamis (15/10/2026).

Inflasi CPI utama AS pada September diperkirakan meningkat 0,6 persen secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,4 persen pada Agustus. Secara tahunan, inflasi diproyeksikan naik menjadi 3,7 persen dari sebelumnya 3,4 persen.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Selasa, 13 Oktober 2026
29o
Kurs