Saat ini terdapat enam perusahaan eksportir sekaligus cold storage yang mengirim komoditas udang dari Banyuwangi ke berbagai negara.
“Ada enam perusahaan ekspor udang. Pasarnya antara lain Amerika, Jepang, China, hingga Eropa,” terang Suryono.
Menurutnya, keberadaan pasar ekspor tersebut menunjukkan bahwa udang hasil budidaya Banyuwangi memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Namun, pertumbuhan produksi perlu diikuti tata kelola yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan.
Karena itu, Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan Banyuwangi diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sektor budidaya yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, perlindungan ekosistem pesisir, dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi daerah dan kelestarian ekosistem pesisir,” kata Suryono.

NOW ON AIR SSFM 100

