Rabu, 22 Juli 2026

Amerika Kembangkan Batere Super Awet

Laporan oleh Desy Kurnia
Bagikan

Stanford University di Amerika Serikat sedang mengembangkan teknologi batere smartphone yang mampu bertahan lebih dari seminggu. Teknologi ini juga bisa digunakan di mobil listrik yang mampu bertahan menempuh hampir 600 kilometer tanpa recharge.

Steven Chu mantan Menteri Energi Amerika Serikat mengatakan batere ini menggunakan lapisan mikroskopis karbon untuk menjaga agar materi lithium dalam batere tidak bocor.

Metode ini juga disebut tim dari Stanford University mampu memperpanjang usia batere hingga bertahun-tahun.

Riset yang dilakukan Stanford University ini siap ditindaklanjuti industri untuk segera diproduksi massal. (edy)

Foto: Ilustrasi

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
29o
Kurs