Kamis, 13 Agustus 2020

RS Unair dan ITS Kembangkan Robot Nakes untuk Layani Pasien Covid-19

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
dr Niko Azhari Hidayat salah satu tim pengembang robot dari RS Unair. Foto : Baskoro suarasurabaya.net

Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sedang berkolaborasi mengembangkan robot tenaga kesehatan untuk melayani pasien Covid-19 di RS Unair, Surabaya.

dr Niko Azhari Hidayat salah satu tim pengembang robot dari RS Unair mengatakan, nantinya robot ini akan berfungsi untuk mengantarkan makanan, obat, pakaian, dan barang-barang lain ke ruangan pasien Covid-19. Selain itu, robot ini nantinya juga bisa mengukur temperatur suhu pasien.

“Robot ini akan memiliki monitor yang bsia dipakai untuk komunikasi dua arah. Pasien bisa ditanya keluhannya, demamnya seperti apa,” ujar Niko saat menggelar konferensi pers di Gedung Rektorat Unair, Surabaya pada Rabu (1/4/2020).

Niko mengakui, keberadaan robot ini tidak akan mungkin menggantikan peran tim medis secara keseluruhan. Meski begitu, ia yakin robot ini dapat mengurangi sebagian fungsi tim medis yang bersinggungan langsung dengan pasien.

“Ini InsyaAllah kan menyelesaikan problem yang selama ini kita khawatirkan yaitu soal tenaga. Dengan dokter robot ini, mengurangi tenaga tim media. Kedua, APD. Kalau robot ini tidak perlu APD seperti kita setiap hari,” jelasnya.

Robot ini nantinya akan dikontrol melalui komputer atau laptop di control room. Robot akan dikendalikan satu orang dan didampingi satu orang lain. Ke depan, robot ini akan dikembangkan agar bisa dikendalikan lewat handphone.

“Dalam satu-dua minggu ini, kita akan launch. Ruangannya sudah diaiapkan. Tadi sudah ditunjukkan oleh tim ITS, robot sudah bisa berjalan di dalam lorong dan membawa bawaan. Dan bisa balik dan bisa mengirimkan makanan, obat, dan lain-lain ke dalam ruangan infeksi. Tinggal lepas landas,” kata dr. Niko.

Saat ini, tim pengembang robot ini mengaku, masih akan menyiapkan satu robot dulu untuk permulaan selagi menyiapkan ruangan yang ada.

Di sisi lain, Prof. Nasronudin Direktur RS Unair mengatakan, pengembangan robot oleh tim Unair dan ITS diharapkan dapat membantu meringankan beban nakes yang merawat pasien Covid-19.

“Kami sedang berjuang, bekerja keras. Tujuannya untuk membantu nakes, memperkecil potensi paparan, dan memperluas jangkauan, kalau dinamakan apa, saya usul namanya robot pro nakes, karena untuk tenaga kesehatan,” katanya. (bas/iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2020
33o
Kurs