Senin, 6 April 2020

LPPL Radio Magelang Pelajari Siaran Pelayanan Publik di SS Media

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Magelang FM, Kota Magelang, mengunjungi Suara Surabaya (SS) Media, Kamis (27/2/2020). Foto: Tasya Suara Surabaya

Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Magelang FM, Kota Magelang, mengunjungi Suara Surabaya (SS) Media, Kamis (27/2/2020). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi bagaimana siaran Radio Suara Surabaya dapat menjadi media pelayanan publik yang responsif dan solutif.

Yuliani seksi Diseminasi Informasi LPPL Radio Magelang FM mengatakan, Radio SS dipilih karena menurutnya, SS menjadi radio yang menonjolkan pelayanan publik dan berhasil menjaring banyak pendengar di Surabaya hingga kota-kota lain di sekitarnya.

“Karena radio ini lebih ditonjolkan ke pelayanan publiknya. Justru itu karena kami juga radio penyiaran publik ingin menggali bagaimana memulai untuk menarik orang agar respon ke radio, sehingga mereka percaya ‘oh, SS itu informasinya bisa dipercaya’,” kata Yuliani.

Yuliani (kanan) seksi Diseminasi Informasi LPPL Radio Magelang FM. Foto: Iping suarasurabaya.net

Menurutnya, sistem kerja di SS Media yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lengkap, sehingga dapat menunjang kerja tim dalam proses siaran.

Kedatangan LPPL Magelang FM langsung disabut oleh Isa Ansori SPV On Air, Supingah SPV New Media dan Rudy Hartono Manajer HRD Suara Surabaya Media di ruang pertemuan.

Kunjungan LPPL Magelang FM di ruang meeting Kantor SS Media. Foto: Tina suarasurabaya.net

Dalam diskusi sekitar satu jam tersebut, Isa menjelaskan bagaimana upaya yang dilakukan SS Media agar menarik perhatian banyak pendengar sejak radio berdiri hingga sekarang. Menurutnya, hal itu adalah sebuah upaya panjang dan harus terus dipupuk untuk membentuk kepercayaan kepada pendengar.

Rudy pun menceritakan, bagaimana membangun kepercayaan instansi-instansi terkait, untuk menanggapi keluhan para pendengar dengan bersedia on air di radio.

“Kami yakinkan mereka, bahwa mereka adalah partner, tidak ada penghakiman di udara. Bangunnya (kepercayaan) yang agak lama. Kami yakinkan, anda aman saat on air tidak untuk dihakimi, tapi untuk menyampaikan permasalahan. Butuh dimengerti dimana. Semua feel free,” katanya.

Pembicaraan pun berlanjut mengenai program, teknis siaran, serta materi informasi antara SS Media dan LPPL Magelang FM.

“Minimal, kami akan berusaha bersama tim teknis dan teman-teman LPPL kami, sederhana saja, mengubah mindset kerja dan memberikan informasi yang dipercaya masyarakat agar ketagihan dengan kita,” ujar Yuli.

Setelah itu, tim LPPL diajak berkeliling ke beberapa ruangan produksi seperti di ruang newsroom, gatekeeper dan ruang siaran.

Disana, Iman Dwihartanto Manajer On Air menjelaskan koordinasi kerja dalam divisi On Air. Para gatekeeper pun juga ikut mengenalkan beberapa program dan teknis siaran yang ada di Radio Suara Surabaya.

Foto bersama LPPL Magelang FM dengan Iman Dwihartanto Manajer On Air. Foto: Yudha Suara Surabaya

Tidak hanya di ruang on air, tim LPPL Magelang FM juga diajak ke ruang divisi New Media. Tim New Media menunjukkan beberapa platform media sosial serta website sebagai media digital Suara Surabaya.

LPPL Magelang FM saat mengunjungi ruangan New Media. Foto: Iping suarasurabaya.net

“Saya sangat salut dengan tim kerja Suara Surabaya. Semoga kedepan ada trobosan yang lebih bagus lagi.(tin/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Senin, 6 April 2020
31o
Kurs