Rabu, 2 Desember 2020

Sembuh Semua, Penyintas Covid-19 Suara Surabaya Mengadakan Tasyakuran

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Tasyakuran para penyintas Covid-19 Suara Surabaya Media pada Jumat (6/11/2020) di kantor Jalan Wonokitri Besar 40C, Surabaya. Foto: Purnama suarasurabaya.net

Perjuangan 18 orang karyawan Suara Surabaya Media melawan Covid-19 berakhir sudah. Satu per satu sembuh, dinyatakan negatif Covid-19, dan kembali beraktivitas seperti semula.

Sebagai perwujudan rasa syukur, para penyintas Covid-19 Suara Surabaya menggelar tasyakuran pada Jumat (6/11/2020) di kantor Jalan Wonokitri Besar 40C, Surabaya.

Errol Jonathans Direktur Utama Suara Surabaya Media saat membuka acara tasyakuran ini mengatakan, peristiwa ini adalah peristiwa luar biasa selama 37 tahun perjalanan Suara Surabaya. Juga sebagai pelajaran kehidupan yang sangat berharga untuk semua.

Tasyakuran para penyintas Covid-19 Suara Surabaya Media pada Jumat (6/11/2020) di kantor Jalan Wonokitri Besar 40C, Surabaya. Foto: Iping suarasurabaya.net

“Kita sangat bersyukur seluruhnya bisa (berkumpul) di sini. Kita bisa membuktikan Suara Surabaya sungguh-sungguh solid menangani ini agar pandemi segera berakhir,” ujarnya.

“Dengan kebersamaan, solidaritas, dan saling peduli dan ikut memikirkan satu sama yang lain, seperti ini saya yakin Suara Surabaya bisa mengahadapi segala tantangan di kemudian hari,” tambahnya.

Errol lantas menitipkan pesan agar para penyintas bisa menjadi ambassador Covid-19 atas nama Suara Surabaya. Supaya bisa meyakinkan masyarakat bahwa apa yang dialami (Covid-19) itu nyata dan menjadi role model untuk penderita Covid-19 untuk sembuh.

Rommy Febriansyah Direktur Keuangan Suara Surabaya Media memotong tumpeng tasyakuran pada Jumat (6/11/2020) di kantor Jalan Wonokitri Besar 40C, Surabaya. Foto: Iping suarasurabaya.net

Rommy Febriansyah Direktur Keuangan Suara Surabaya Media dalam sambutannya mengatakan bahwa manajemen berharap semoga semua karyawan Suara Surabaya Media yang sudah sembuh dari Covid-19 bisa semangat berkarya lagi. “Biasakan yang tidak biasa, seperti jaga jarak, agar kita bisa semakin produktif,” ujarnya.

Keberadaan virus corona ini diketahui dari uji cepat (rapid test) metode serologi yang dijalani sebagian karyawan Suara Surabaya pada 1 September 2020 lalu. Kemudian secara bertahap seluruh karyawan Suara Surabaya Media menjalani uji usap (swab test) metode PCR mulai 2 September 2020. Hasilnya, 18 orang terdeteksi telah terpapar Covid-19.

Ke-18 orang ini lantas ada yang menjalani isolasi di Hotel Asrama Haji, dirawat Rumah Sakit Husada Utama, dan/atau isolasi mandiri di rumah. Upaya medis dan doa terus dilakukan. Hasilnya, satu per satu karyawan Suara Surabaya berhasil sembuh dari Covid-19. Lama penyembuhan masing-masing pasien bervariasi. Penyintas paling akhir, baru dinyatakan negatif pada 19 Oktober 2020.(iss)

Berita Terkait

Akhirnya Benteng Pertahanan Kami Jebol Juga…


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Rabu, 2 Desember 2020
27o
Kurs