Puluhan siswa MTs Alif Laam Miim Surabaya mendapat pengalaman langsung mengenal proses jurnalistik radio melalui kunjungan ke Suara Surabaya Media, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan ke Suara Surabaya Media menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman terkait media, khususnya radio.
Devi Novita Sari Koordinator Kegiatan Kunjungan MTs Alif Laam Miim mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran yang melengkapi materi literasi digital yang sebelumnya dipelajari siswa di kelas.
“Di sini juga tadi materinya jurnalistik dan itu sama juga dengan masih nyambunglah dengan materi yang apa di dalam kelas,” katanya, Rabu siang.
“Jadi harapannya mereka tidak hanya belajar apa ya literasi digital itu hanya sebatas teori dan sekedar apa menulis di dalam dalam kelas tapi juga mereka punya pengalaman langsung. Oh, ternyata proses proses digitalisasi di radio itu seperti ini,” imbuh guru MTs Alif Laam Miim Surabaya itu.

Dalam kunjungan ke Suara Surabaya Media, ke-41 siswa mendapatkan materi jurnalistik dasar. Mulai dari proses memperoleh informasi dari masyarakat, memverifikasi data, hingga mengolahnya menjadi berita.
Tidak berhenti pada pemaparan materi, siswa juga mengikuti diskusi dan praktik sederhana menyusun berita dari Ajib Syahrian Nor penyiar Radio Suara Surabaya.
Mereka diperkenalkan pada pentingnya memastikan informasi sebelum digunakan sebagai bahan pemberitaan, termasuk membedakan informasi yang benar dan hoaks.
Selain itu, para siswa juga mendapat kesempatan untuk melihat bagaimana lingkungan dan sistem yang ada di Media Suara Surabaya. Beberapa divisi yang dikunjungi. Mulai dari desain grafis, gatekeeper, new media, hingga ruang siaran.

Alhanif salah seorang siswa MTs Alif Laam Miim Surabaya mengaku senang bisa datang langsung ke Suara Surabaya Media. Selama ini, ia mengenal Suara Surabaya sebagai radio yang didengarkannya ketika berada di rumah maupun saat bepergian.
“Dari kecil kan kita sudah mendengarkan Suara Surabaya ya kalau misalnya bepergian atau di rumah. Nah, itu saya jadi paham bagaimana sebenarnya dunia yang biasanya kita dengarkan itu gimana. Jadi cara-caranya menjadi jurnalistik, terus cara memilah berita yang benar,” katanya.
Nafla juga merasa senang, sebab kunjungan ke Suara Surabaya Media membuatnya mengetahui lebih banyak terkait jurnalistik, khususnya radio.
“Senang banget. Saya jadi tahu tentang jurnalistik dan tahu Radio Suara Surabaya itu seperti apa. Terus gimana cara dapat informasinya tuh sumbernya dari mana,” ujarnya. (fia/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

