Senin, 2 November 2026

BRIN Siapkan Kajian Potensi Risiko untuk Rekonstruksi Sumatra

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Proses evakuasi korban bencana alam di Sumatera Utara. Foto: Antara

Untuk mendukung rekonstruksi Sumatra pascabencana, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan kajian dan pemetaan risiko bencana. Itu merupakan bagian dari pelaksanaan dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Joko Widodo Ketua Task Force Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra mengatakan, kajian risiko itu menjadi hal yang penting dilakukan karena melihat kondisi kerawanan bencana di suatu wilayah yang dapat berubah, termasuk akibat perubahan iklim.

“Kami banyak melakukan kajian dalam rangka mendukung itu. Salah satunya adalah kami melakukan pemetaan risiko bencana di area terdampak,” kata Joko, melansir Antara, Rabu (16/9/2026).

Diketahui, Task Force BRIN dibentuk sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana alam di tiga provinsi, serta ditindaklanjuti Keputusan Kepala BRIN Nomor 18/I/HK/2026.

Joko menambahkan, bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan peningkatan intensitas curah hujan yang perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan pascabencana.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 2 November 2026
27o
Kurs