Aditya Wahyu Budi Harnanto, seorang disc jockey (DJ) yang meninggal setelah terlibat kecelakaan di kawasan Ngagel ternyata adalah tulang punggung keluarga. Meski tercatat masih sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Airlangga angkatan tahun 2009, namun selama ini pengghasilannya sebagai DJ sangat membantu keluarganya.
“Aditya itu jadi tulang punggung keluarga, apalagi sejak orang tuanya yang bernama Pak Susanto meninggal, dua tahun yang lalu,” kata Febi Ayu, sahabat Aditya semasa bersekolah di SD Hang Tuah 4, Sidoarjo, ketika ditemui suarasurabaya.net, Selasa (2/06/2015).
Di keluarganya, Aditya memang anak tunggal sehingga penghasilannya sebagai DJ, selain digunakan untuk biaya sekolah juga untuk menghidupi keluarganya.
Sekadar diketahui, menurut Aditya ditemukan oleh polisi sudah meninggal di dalam mobil setelah menabrak pohon di kawasan Ngagel dekat perlintasan Kereta Api. Komisaris Polisi Arief Kristanto Kapolsek Wonokromo mengatakan, Aditya yang mengemudikan mobil Suzuki W 1233 RG XOver berkecepatan tinggi lalu menabrak pohon yang ada di median jalan.
“Kami temukan Aditya dalam kondisi meninggal dibelakang stir, setelah mobilnya menabrak pohon. Sebelumnya mobil tersebut mengalami kecelakaan, mungkin takut akhirnya melaju kencang, saat di perlintasan KA Ngagel mobil melambung dan menabrak pohon,” terang Kompol Arief. (fik)
NOW ON AIR SSFM 100

