Selasa, 11 Agustus 2026

Untuk ke 13 Kalinya, Pemkot akan Menggelar Cross Culture International

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Salah satu gelaran tarian dalam Cross Culture International Pemkot Surabaya. Foto: Denza/Dok suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Cross Culture International (CCI) ke-13 dengan Tema Folk Art Festival. Pembukaan CCI akan dilaksanakan Minggu, 9 Juli di halaman taman surya dengan menampilkan Tari Remo dan Tari Yosokoi.

Widodo Suryantoro Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, usai menggelar jumpa pers di Kantor Humas, Surabaya, Kamis (6/7/2017) mengatakan, acara ini terbagi menjadi dua sesi, pertama tanggal 9 Juli dan tanggal 16-20 Juli 2017.

“Akan ada 1.260 peserta yang dibuka Tari Remo remaja 12 grup yang terdiri dari anak usia 5 tahun hingga 16 tahun. Selanjutnya Tari Yosakoi yang diikuti 40 grup yang terdiri dari sekitar 1000 orang,” kata Widodo.

Tari Yosakoi ini sengaja ditampilkan karena Jepang selama ini telah menjalin hubungan sister city dengan Surabaya.

Dengan acara ini, Widodo berharap warga Surabaya bisa mengetahui berbagai tarian dari negara-negara mancanegara. Begitupula sebaliknya, bagaimana delegasi asing bisa mengetahui dan menikmati budaya Indonesia.

Selain tarian, CCI juga diisi penampilan musik dan seminar yang akan diisi oleh pelaku-pelaku seni dari luar Surabaya. Workshop seni ini nantinya akan menjadi ajang transfer ilmu bagi pelaku seni dan para peserta yang ikut dalam workshop tersebut.

Para seniman yang akan ikut tak hanya berasal dari Surabaya, melainkan juga Yogyakarta, Bali, dan Aceh. Sementara dari luar negeri, akan hadir 7 negara yakni China, Rusia, Slovakia, Kanada, Polandia, Thailand dan Lithuania.

Nantinya, festival CCI bakal digelar di beberapa lokasi diantaranya Taman Surya, Gedung Balai Pemuda, Gedung Balai Kota, Gedung eks-siola, Balai Budaya Surabaya, Taman Bungkul, G-Walk Citraraya Surabaya, Ciputra World dan Royal Plaza.

Sementara acara yang berlangsung tanggal 16-20 Juli 2017 seluruh peserta lintas budaya yang berasal dari perwakilan baik dalam dan luar negeri akan memparadekan atau memperkenalkan sekaligus mempromosikan budaya mereka. “Mereka akan berjalan sepanjang 4,8 km dengan rute start dari Taman Bungkul dan Finish di Monumen Bambu Runcing,” kata dia. (fik/rst)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
28o
Kurs