Jumat, 4 Desember 2020

Belasan Ribu Orang Mudik ke Jatim, Pemprov Pastikan Ada Pemeriksaan Berlapis

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Data pasien yang dilakukan karantina di desa/kelurahan di Jatim. Foto: Istimewa

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, sebanyak 13.340 orang sudah mudik ke Jawa Timur hari ini, Kamis (23/4/2020).

“Mulai besok (24/4/2020) sudah ada larangan untuk mudik. Hari ini ada sekitar 313.430-an yang terkonfirmasi mudik hari ini. Dari laut terkonfirmasi 771, kereta terkonfirmasi 1.004, kemudian ada yang lewat kendaraan roda empat, juga lewat bus dan pesawat,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Kamis (23/4/2020).

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, Khofifah memastikan akan ada pemeriksaan berlapis untuk para pemudik. Selain itu, para pemudik ini juga diharuskan menjalani karantina di ruang observasi yang tersebar di desa/kelurahan Jatim.

Data dari Pemprov Jatim, total desa/kelurahan yang sudah memiliki ruang observasi sebanyak 7.350 atau 86,03 persen dari jumlah desa/kelurahan di provinsi ini. Dari jumlah ini, yang sudah terpakai sebanyak 406 ruang observasi dengan jumlah orang yang dikarantina sebanyak 2.521.

“Untuk bisa melakukan berbagai langkah-langkah perlindungan pada mereka, tentu masing masing desa dan kelurahan diharapkan bisa melakukan pengawasan pada mereka supaya dalam observasi mereka tetap tinggal di area observasi,” pungkasnya. (bas/ang/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Jumat, 4 Desember 2020
27o
Kurs