Senin, 28 September 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Per Tahun

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Erick Thohir Menteri BUMN mengunjungi Pabrik PT Bio Farma, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: istimewa

Erick Thohir Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyatakan, PT Bio Farma mampu memproduksi Vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun, di akhir tahun 2020.

Pernyataan itu disampaikan Erick Thohir usai meninjau laboratorium dan fasilitas produksi PT Bio Farma, perusahaan induk BUMN bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020).

Kunjungan itu sekaligus untuk memastikan kesiapan uji klinis fase 3 calon Vaksin Covid-19 hasil kolaborasi bersama Sinovac perusahaan biofarmasi asal China.

“Hari ini saya memastikan Bio Farma sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19, dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun,” ucapnya.

Salah satu fokus utama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam upaya percepatan penanganan pandemi, lanjut Erick, adalah melipatgandakan ketersediaan vaksin serta terapi pengobatan.

Terkait hal itu, Bio Farma sudah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin, dengan pangsa pasar 75 persen vaksin polio yang tersebar di seluruh dunia.

Bio Farma juga memastikan produknya halal, dan sudah digunakan di beberapa negara Arab.

“Mari kita percaya pada kemampuan bangsa sendiri. Jangan ragukan kemampuan Bio Farma yang sudah teruji, baik untuk memproduksi vaksin yang dihasilkan dari kerja sama dengan negara lain juga vaksin murni karya Bio Farma sendiri. Ini karya anak bangsa. Kita maksimalkan uji klinis dan produksi Vaksin Covid-19 agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” lanjutnya.

Sambil menunggu awal tahun depan kalau Vaksin Covid-19 siap digunakan, Erick Thohir Menteri BUMN mengajak masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau mau beraktivitas, baik bekerja atau berolahraga, jangan pernah lupa untuk 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ingat selalu itu. Insya Allah, kita akan tetap sehat dan melawati pandemi ini dengan selamat, sehingga perekonomian kita bisa pulih kembali,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Selasa (21/7/2020), pemerintah melalui Tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19, menyampaikan rencana uji klinis dan produksi Vaksin Covid-19.

Uji klinis tahap ketiga vaksin produksi Sinovac, melibatkan PT Bio Farma, Universitas Padjadjaran, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sebanyak 1620 orang dalam rentang usia 18 sampai 59 tahun yang tersebar di Bandung, Jawa Barat dan sekitarnya, akan menjadi sampel.

Proses uji klinis dijadwalkan selesai Januari 2020. Kalau hasilnya efektif, PT Bio Farma akan mulai memproduksi massal Vaksin Covid-19 pada kuartal pertama (April) 2021. (rid/bas/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

M. Aprileo Habie

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Senin, 28 September 2020
26o
Kurs