Kamis, 25 Juni 2026

Korban Meninggal Gempa Venezuela Bertambah Jadi 164 Orang

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Petugas evakuasi berupaya menyelamatkan korban gempa yang tertimpa reruntuhan di Ibu Kota Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). Foto: Anadolu

Jumlah korban tewas akibat dua gempa kuat beruntun yang mengguncang Venezuela naik menjadi  164 orang. Selain itu, 971 orang lainnya dilaporkan terluka.

Delcy Rodriguez Presiden sementara Venezuela data itu adalah merupakan laporan terbaru pada, Kamis (25/6/2026) waktu setempat.

Sebelumnya pada Kamis pagi, Rodriguez menyebut 32 orang meninggal dan lebih dari 700 orang terluka setelah gempa magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam. Saat itu, ia juga memperingatkan bahwa jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah.

Dua gempa tersebut termasuk yang terkuat mengguncang Venezuela dalam lebih dari 100 tahun terakhir. Getarannya pun dirasakan di wilayah yang luas.

Pada Rabu malam, Rodriguez menetapkan status darurat nasional setelah gempa mengguncang pesisir Karibia bagian utara Venezuela. Gempa itu menyebabkan kerusakan luas dan memicu peringatan tsunami di kawasan tersebut.

United States Geological Survey (USGS) memperkirakan ada peluang 42 persen bahwa jumlah korban meninggal bisa berada di kisaran 10.000 hingga 100.000 orang. La Guaira, wilayah dekat Caracas, menjadi daerah yang paling terdampak akibat dua gempa magnitudo 7,2 dan 7,5 tersebut.

Rodriguez mengatakan, fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelamatkan warga yang terjebak di reruntuhan bangunan dan rumah. Hal itu disampaikan seperti dilaporkan televisi lokal teleSUR.

Dapaun berdasarkan data teknis terbaru USGS, wilayah utara Venezuela diguncang rangkaian gempa ganda yang sangat kuat. (bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 25 Juni 2026
28o
Kurs