Rabu, 26 Januari 2022

Jemaah Salat Jumat di Masjid Al Akbar Surabaya Tertib Ikuti Aturan Ketat Pencegahan Covid-19

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Jemaah salat Jumat di Masjid Al Akbar pada Jumat (5/6/2020) siang. Foto : Baskoro suarasurabaya.net

Jemaah salat Jumat di Masjid Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, tertib mengikuti sejumlah aturan ketat pencegahan Covid-19 pada Jumat (5/6/2020) siang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, sejumlah jemaah mulai berdatangan memasuki area masjid. Mereka langsung disambut petugas yang memberikan kresek untuk tempat menyimpan sandal/sepatu para jemaah.

Helmy M Noor Humas Masjid Al Akbar mengatakan, sandal/sepatu jemaah wajib dibawa masuk dengan dibungkus kresek dan ditaruh di samping shaf salat. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerumunan saat mencari sandal seusai salat.

Di tempat wudu, pengurus masjid juga menerapkan jarak fisik sekitar 1 meter antar jemaah. Juga ada sejumlah sabun untuk mencuci tangan para jemaah.

Jemaah yang memasuki masjid juga harus dicek suhu tubuh oleh para petugas yang memakai masker dan face shield. Jemaah juga diwajibkan memakai hand sanitizer dan memasuki bilik sterilisasi.

Jemaah salat Jumat harus diperiksa suhu tubuhnya dan melewati bilik sterilisasi sebelum masuk ke Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (5/6/2020). Foto : Baskoro suarasurabaya.net

Pantauan suarasurabaya.net, proses ini berlangsung tertib. Jemaah terpantau mengikuti dengan baik semua protokol kesehatan yang ditentukan, termasuk kewajiban memakai masker untuk semua orang yang masuk ke dalam masjid.

Di dalam masjid, shaf jemaah juga dipisahkan jarak cukup jauh, sekitar 2 meter ke samping dan 2,5 meter ke depan. Sehingga, siang tadi, seluruh area masjid terpakai penuh untuk jemaah yang diperkirakan sekitar 1000 jemaah itu. Butuh upaya dari para pengurus masjid untuk mengarahkan para jemaah mengisi shaf-shaf di depan yang masih kosong.

Khotbah berlangsung singkat. Hanya sekitar kurang dari 10 menit. Siang tadi, Khotib salat Jumat di masjid Al-Akbar dalam khotbahnya sedikit menyinggung mengenai masa karantina Covid-19 dihubungkan dengan kisah Nabi Yunus AS yang berada di dalam perut ikan paus.

Salat dimulai pada pukul 12.20 WIB. Jika biasanya Imam salat Jumat membacakan surat yang agak panjang, kali ini Imam salat membacakan surat-surat pendek sehingga salat lebih cepat selesai. Helmy mengatakan, hal ini juga menjadi salah satu aturan salat Jumat di masa pandemi.

“Durasi khutbah diperpendek. Bacaan Imam Salat adalah surat-surat pendek,” katanya.

Tempat wudu di Masjid Al Akbar, Surabaya, Jumat (5/6/2020). Foto : Baskoro suarasurabaya.net

Seusai salat, para jemaah hanya diperkenankan berada di dalam masjid sampai 15 menit setelahnya. Helmy menjelaskan, hal ini agar memberi kesempatan petugas kebersihan masjid mengepel lantai untuk digunakan salat Ashar.

Aturan membawa masuk sandal/sepatu dibungkus kresek ke dalam masjid ternyata cukup efisien. Pantauan suarasurabaya.net, seusai salat, tidak ada tumpukan jemaah di luar area masjid, karena tidak bingung mencari sandal/sepatunya.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai hari ini, Jumat (5/6/2020), mengizinkan masjid-masjid di wilayahnya untuk menggelar salat Jumat dengan protokol yang ditentukan dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020. (bas/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Rabu, 26 Januari 2022
33o
Kurs