Senin, 3 Agustus 2020

Nakes di RS Darurat Lapangan Indrapura Bakal Dibantu Robot KECE Unesa

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyerahkan dua unit robot pintar untuk membantu tenaga kesehatan (nakes) dalam menangani pasien Covid-19 kepada Pemprov Jatim, Senin (13/7/2020). Foto: Humas Pemprov Jatim

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyerahkan dua unit robot pintar untuk membantu tenaga kesehatan (nakes) dalam menangani pasien Covid-19 kepada Pemprov Jatim, Senin (13/7/2020).

Robot itu bernama Robot KECE alias akronim dari Kreatif, Energik, Cantik, dan Elegan. Rencananya, Pemprov Jatim bakal mengoperasikan robot ini di RS Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura, Surabaya.

Ada sejumlah keunggulan dari robot buatan Unesa ini. Selain bisa mengantar makanan, peralatan medis, dan obat-obatan, robot ini sekaligus mampu melakukan sterilisasi ruang rawat pasien Covid-19. Tidak hanya itu, robot KECE ini juga dilengkapi alat komunikasi berbasis video sehingga bisa menunjang kinerja tenaga medis dari jarak jauh demi menghindari kontak langsung dengan pasien.

“Robot ini akan sangat membantu tenaga medis dalam hal menjaga physical distancing. Interaksi antara nakes dengan pasien akan bisa disubsitusi robot ini,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim.

Robot KECE alias akronim dari Kreatif, Energik, Cantik, dan Elegan buatan Unesa. Foto: Istimewa

Prof. Dr. Nurhasan yang secara langsung menyerahkan dua unit robot KECE ini kepada Khofifah di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. Khofifah yakin, robot itu kan berkontribusi signifikan. Salah satu kontribusi keberadaan robot itu dalam penanganan pasien Covid-19 di RSDL Indrapura adalah efisiensi penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) tenaga kesehatan yang memang tidak bisa dibilang melimpah.

“Selain akan membantu membuat nakes aman dari risiko paparan covid-19, robot ini juga bisa menghemat penggunaan APD yang nantinya akan digunakan saat benar-benar urgent,” ujarnya.

Secara khusus Khofifah berencana menempatkan operasional dua robot KECE Unesa ini hall besar RSDL Indrapura Surabaya. Sehingga pelayanan pasien di ruangan itu terbantu robot.

Ke depan, Khofifah mendorong agar Unesa bisa mengembangkan inovasinya untuk menciptakan Robot KECE generasi kedua, yang rencananya akan dilengkapi alat pengukur suhu tubuh. Khofifah juga mendorong seluruh pihak, terutama dunia kampus di Jatim untuk terus berinovasi demi membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda selesai.

“Yang lalu, kita sudah pernah mendapatkan produk robot dari ITS dan Unair, sekarang ditambah lagi robot dari Unesa. Inovasi ini akan jadi bagian penguatan memberi layanan lebih cepat, baik, dan aman. Kami tunggu inovasi berikutnya,” katanya.

Prof. Dr. Nurhasan Rektor Unesa bilang, Robot KECE ini ditujukan membantu memotong rantai penyebaran virus Covid-19, terutama memberi rasa aman kepada para tenaga medis. Dia menyebutkan, untuk satu unit robot KECE itu nilainya Rp95 juta. Dua robot diserahkan cuma-cuma ke Pemprov Jatim agar bisa segera dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19.

Nurhasan membenarkan, ke depan, Unesa akan menyempurnakan robot ini dengan penambahan sejumlah fitur baru. Dua fitur yang tengah dikembangkan adalah pendeteksi suhu tubuh dan terapi musik. Penambahan fitur terapi musik, kata Nurhasan bertujuan untuk memberikan layanan secara psikologis bagi pasien agar imun tubuh mereka terus meningkat untuk melawan virus di dalam tubuh mereka. (den/bas/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Bintang Rahmadani

Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Kerikil Berserakan, Lalu Lintas Macet

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2020
27o
Kurs