Selasa, 4 Oktober 2022

Pandemi Covid-19, Skripsi di Unesa Diganti Artikel Ilmiah

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Surat edaran yang dikeluarkan Rektor Unesa terkait pengelolaan skripsi. Foto: Istimewa

Skripsi di Unesa Surabaya pada Semester Genap 2019/2020 resmi diganti dengan Artikel Ilmiah menyusul terus naiknya angka kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Rektor Unesa tertanggal 1 April 2020 yang ditandatangani Prof. Nurhasan Rektor Unesa.

Vinda Maya Kepala Humas Unesa menyatakan, kebijakan ini diambil sebagai komitmen kampus untuk melaksanakan physical distancing agar wabah Covid-19 bisa diatasi.

Seperti diketahui, dalam pembuatan skripsi, sebagian besar mahasiswa di sejumlah jurusan diharuskan turun lapangan untuk mengambil data. Padahal, di tengah pandemi ini, hal itu cukup membahayakan.

“Di fakuktas ilmu sosial (FISH) mungkin tidak terlalu berpengaruh, kan penelitiannya bisa pake respondennya pake google form, dan lain-lain. Sastra bisa reading, narasi teks, dan lain-lain. Yang terasa itu di MIPA, karena ada eksperimen, uji coba laboratorium dan sebagainya. Itu bisa diganti simulasi,” ujarnya kepada suarasurabaya.net pada Kamis (2/4/2020).

“Fakultas Ilmu Pendidikan juga. Karena membuat media pembelajaran, (diujicobakan) ada guru-murid, itu yang akhirnya mandek. Rata-rata mandek. Itu bisa solusinya mereka berhenti tahap perangkat pembelajaran saja. Tanpa uji coba. Yang praktek, misal Informatika, kan bikin aplikasi dan diterapkan di sekolah, solusinya aplikasinya dibuat, disimulasikan di hadapan dosen pembimbing dan validator kayak dosen ahli gitu. Untuk melihat apakah aplikasi itu layak atau gak,” tambahnya.

Ia menjelaskan, meskipun format skripsi dan artikel ilmiah berbeda, yang terpemting adalah kaidah keilmuan dan keilmiahan yang harus tetap dipenuhi mahasiswa. Melalui format artikel ilmiah, mahasiswa dimungkinkan tidak perlu turun lapangan di tengah pandemi Covid-19.

“Yang penting kaidah keilmuan dan keilmiahannya itu tetap. Di artikel kan mereka bisa studi literasi, kajian teori, studi komparasi, pustaka, dianalisis, itu bisa diganti itu. Datanya bisa dapat dari internet,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan ini hanya berlaku bagi mahasiswa yang mengambil skripsi pada semester ini. Akan ada pembahasan lebih lanjut bagi pelaksanaan skripsi di semester berikutnya. (bas/ang/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Selasa, 4 Oktober 2022
27o
Kurs